Site Loader
makan

Jangan salah sekalipun Nabi Muhammad adalah Nabi umat muslim, namun pola hidupnya terlebih pola makannya sering menginspirasi para ahli dari nonmuslim. Aktivitas dan pola kehidupan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam memang sudah didesain oleh Allah Subhaanahu Wa ta’ala.

Rasul sendiri merupakan contoh teladan yang baik  atau yang biasa disebuat uswah hasanah bagi semua manusia. Sikap atau etos hidup Rasul ini mencakup berbagai aspek kehidupan termasuk dalam pola makan. Tentu saja pengaruh pola makan adalah segalanya yang dibutuhkan untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Tips Pola Makan Sehat

Sekilas yang berkaitan dengan masalah makan tentu tampak sederhana. Ternyata pola makan yang dicontohkan Rasulullah tetap membuat tubuh beliau menjadi sehat, kuat dan bugar. Menelisik sejarah zaman dahulu kala saat Kaisar Romawi mengirimkan bantuan dokter ke Madinah yang kunjung nihil.

Selama setahun dokter atau tabib kiriman Kaisar kesulitan menemukan orang yang sakit. Dokter tersebut sempat berbicara kepada Rasulullah tentang keanehan kaum muslimin yang sangat jarang mengalami sakit berbeda dengan di negaranya Romawi.

Rasulullah sendiri dalam hidupnya hanya mengalami sakit dua kali sakit saja. Pertama, saat diracun oleh wanita Yahudi saat menghidangkan makanan kepada Rasulullah di Madinah. Kedua, ketika beliau menjelang wafatnya yang umumnya terjadi saat manusia biasa menjelang wafat. Maka perhatikanlah pola sehat yang dicontohkan Rasul sebagai berikut:

  1. Menjaga Kesehatan Mulut

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam sangat telaten dalam menjaga kesehatan dan kebersihan. Terutama dalam bagian mulut yang menjadi salah satu pintu masuknya makanan ketubuh kita.

Rasul menggunakan siwak semacam sikat gigi alami untuk menjaga kesehatan mulut dan giginya. Tentu saja mulut merupakan organ yang memiliki peran dalam konsumsi makanan. Bila mulut dan gigi sakit, sudah dipastikan konsumsi makanan menjadi terganggu.

  • Sarapan Pagi

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam kerap melakukan sarapan. Namun sangat berbeda dengan kita yang memakan apa saja. Rasul membuka menu sarapannya secara rutin dengan segelas air dingin lalu dicampurkan dengan sedikit madu asli.

Dalam Al Qur’an saja, madu merupakan syifaa atau obat. Secara simpel madu ini memiliki potensi besar sebagai obat dari berbagai penyakit.

Maka pandangan ilmu kesehatan modern menggambarkan bahwa madu berfungsi untuk membersihkan organ- organ penting dalam tubuh. terlebih untuk metabolisme manusia. Contohnya kesehatan lambung, mengaktifkan usus-usus agar tidak kaku dan menyembuhkan berbagai penyakit seperti sembelit, wasir dan peradangan.

  • Kurma Menjelang Siang

Pagi menjelang siang atau waktu Duha, Rasulullah kerap mengonsumsi tujuh butih kurma berjenis kurma ajwa yang matang. Terlebih lagi bahwa dinegara timur tengah kurma akan sangat mudah ditemukan dan menjadi salah satu pendapatan yang besar.

Rasulullah bersabda, bahwa kasiat tujuh butir kurma mampu melindungi diri dari racun dan sihir.

Saat seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan untuk Rasulullah berakhir gagal. Meskipun disitu ada sahabat yang keracunan dan meninggal. Disamping itu Rasulullah belum sempat melahap habis makanannya.

Sejatinya diriwayatkan bahwa racun itu mempengaruhi kesehatan Rasul. Meskipun begitu Rasul sempat sakit tetapi kerap menetralisir racun tersebut dengan zat-zat yang terkandung dalam kurma.

  • Cuka dan Minyak Zaitun

Selain roti sebagai makanan pokok orang Arab, Rasulullah biasanya mengkonsumsi cuka dan minyak zaitun menjelang sore hari. Manfaatnya dari cuka dan minyak zaitun, diantaranya mencegah lemah tulang, mencegah kepikunan di hari tua, membantu melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan juga melancarkan pencernaan.

Budaya yang bertahan sampai saat ini adalah roti yang dicampurkan dengan cuka serta bersama minyak zaitun. Karena terbukti untuk mencegah kanker serta menjaga suhu tubuh kita kala memasuki musim dingin. Tentu saja seperti makanan diet bahwa roti yang kebanyakan dikonsumsi oleh orang Arab adalah roti gandum.

  • Sayur Mayur

Sayur- sayuran sudah pasti merupakan menu utama bagi setiap individu yang sedang menjalankan diet sehat. Beberapa riwayat dari sebuah hadist mengatakan, bahwa Rasulullah selalu mengonsumsi sayur sayuran ketika makan malam.

Secara umum, sayuran murpakan makanan yang memiliki kandungan zat penting yang memiliki fungsi untuk menguatkan daya tahan tubuh. Ditambah bahwa sayuran mampu melindungi dari serangan beberapa penyakit.

  • Tidak Tidur Setelah Makan

Kebanyakan doktor modern menyarankan tidak terburu- buru tidur setelah makan. Jauh- jauh hari Rasulullah sudah mencontohkan hal terebut. Beliau tidak langsung tidur setelah makan apalagi makan malam.

Beliau mencontohkan agar beraktivitas terlebih dahulu. Secara penelitian hal ini mampu membuat makanan yang dikonsumsi cepat dicerna. Tidur setelah makan tentu tidak sehat dan dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti penyakit asam lambung, obesitas serta diabetes.

Menjadi Pribadi Yang Sehat

Kesehatan adalah aset kekayaan yang tidak terhingga harganya. Ketika sebuah nikmat kesehatan dicabut oleh Allah, secara manusiawi akan rela mencari pengobatan. Meskipun terkadang tidak jarang dengan biaya yang mahal atau menempuh ke tempat yang jauh sekalipun.

Sangat disayangkan bahwa sedikit individu yang penduli akan nikmat kesehatan. Terlebih nikmat yang Allah Subhaanahu Wa ta’ala berikan. Dengan demikian layaknya pepatah bahwa mencegah adalah salah satu senjata yang baik daripada mengobati.

Allah menegaskan bahwa Beliau (Rasulullah) merupakan sauri teladan. Sehingga inilah teladan yang sepatutnya harus kita ikuti. Terlebih bila melihat bagaimana pola makan Rasulullah Sallallahu A’laihi Wasallam. Yang secara tidak langsung pola hidup tersebut adalah salah satu contoh baik agar tubuh tetap sehat dan berberkah dan mendapatkan amal.

Asupan awal kedalam tubuh yang dicontohkan oleh Rasulullah adalah udara segar. Namun udara tersebut terjadi pada waktu subuh. Beliau adalah seorang contoh manusia yang gemar bangun sebelum subuh.

Tentu saja dalam pandangan Islam beliau mencontohkan melaksanakan qiyamul lail atau shalat malam.

Para pakar kesehatan mengungkapkan bahwa, udara sepertiga malam terakhir sangat kaya akan  oksigen alami. Yang paling penting tentunya belum terkotori oleh kandungan zat-zat lain. Secara logika tentu saja akan  bermanfaat untuk tubuh terlebih paru- paru.

Peneliti mengatakan bahwa udara sehat mampu memberikan optimalisasi metabolisme tubuh yang baik. Vitalitas seseorang dalam aktivitasnya sangat dipengaruhi oleh kandungan oksigen. Sehingga mampu berkualitas selama seharian penuh.

Menjaga Kebugaran Tubuh

Disamping menu wajib di atas, ada beberapa yang memang disukai Rasulullah. Meskipun makanan tersebut tidak rutin dikonsumsinya. Contohnya campuran antara roti dan daging dengan kuah yang masak. Beliau juga senang konsumsi buah labu air, yang ternyata terbukti dapat mencegah penyakit gula. Kemudian, beliau menyukai untuk makan buah anggur dan susu.

Rasul kerap sering menyempatkan diri untuk tetap berolahraga. Terkadang beliau berolahraga sambil bermain dengan sebagian anak-anak dan juga cucu-cucunya. Pernah pula Rasulullah berlomba lari dengan istri tercintanya, Aisyah radiyallahu’anha.

Disamping itu kegiatan orang dahulu tentu tidak pernah lepas dari kegiatan yang harus menguras fisik. Contohnya menimba air, mencuci secara manual, jalan kaki untuk mengembala dan lainnya.

Semua yang dilakukan Rasulullah tentunya membuat kita tabu akan kesehatan. Padahal seorang Rasul saja sudah melakukan lifestyle yang sangat luar biasa. Sepatutnya bagi seorang muslim, hal inilah yang harus kita contoh dengan semampunya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *