Site Loader
sehat

Rata- rata sebagian orang melakukan diet hanya untuk mengurangi berat badan. Padahal sejatinya diet merupakan salah satu proses mensterilkan metabolisme kita. Tujuannya tentu saja untuk membuat badan kita kerap sehat dan bugar.

Faktanya, kunci utama menurunkan berat badan yaitu dengan menjalani pola makan atau diet yang sehat. Namun semua proses diet tersebut haruslah didasarkan dengan peraturan dan langkah yang baik.

Salah penerapan langkah akan menimbulkan masalah tertentu bagi berat badan. Maka dari itu, panduan pola makan sehat guna mengurangi berat badan perlu diterapkan.

Memperhatikan Jumlah Makanan Untuk Diet Sehat

Disamping menurunkan berat badan, diet yang sehat memberikan jumlah energi yang tepat bagi tubuh. Keseimbangan energi haruslah memperhatikan jumlah kalori yang diambil dari makanan, yang berbanding lurus dengan kalori yang dibakar oleh tubuh.

Setiap individu tentu membutuhkan asupan kalori tertentu agar tubuh bisa berfungsi dengan baik. Sehingga faktor tersebut akan membantu kita mulai dari berpikir hingga bernapas. Merancang diet yang sesuai dengan kebutuhan kalori masing-masing adalah jalan yang harus ditempuh agar diet berhasil.

Janganlah mengkonsumsi lebih banyak kalori berlebihan dengan cara mengetahui jumlah kalori dari setiap makanan. Bila kita serius untuk menjalani diet maka harus mulai menghitung kalori kebutuhan kita dalam sehari. Tentunya harus berbanding lurus dengan aktivitas kita sehari- hari.

Mengubah Pola Makan

Menghindari sejumlah makanan atau minuman tertentu adalah hal dasar yang dilakukan dalam program diet. Memulai kebiasaan makan akan berbuah keberhasilan dalam menjalani diet yang sehat. Terlebih bila diet ini diperuntukan untuk menurunkan berat badan.

Berikut ini beberapa hal detail saat diet sehat yang harus kita ketahui :

  1. Takaran kebutuhan kalori

Tips awal dalam program diet sehat dan juga aman bagi tubuh yaitu mengenali kebutuhan kalori dalam minimal sehari. Kebutuhan kalori yang berbeda tentu dipengaruhi berbagai faktor, seperti aktivitas, usia dan kondisi kesehatan.

Penyandang obesitas biasanya memiliki kebutuhan kalori berbeda dengan orang normal. Apalagi kebutuhan saat ingin mengurangi berat badan. Jumlah kalori yang tepat akan mempengaruhi tubuh mendapatkan energi yang dibutuhkan.

Tujuannya antaralain untuk menjaga fungsi tubuh agar tetap berjalan normal. Pengaruh kuat tersebut berkisar dari aktivitas tubuh dalam memompa darah, hingga bernapas. Maka biasakan dalam menghitung kebutuhan kalori kita.

  • Menjaga Takaran Asupan Makan

Diet sehat bukan berarti harus menghindari berbagai jenis makanan. Semua jenis makanan tetap dibutuhkan oleh tubuh kita. Namun kita perlu mengatur porsi makan dengan baik.

Diet sehat dan aman bukan berarti harus memangkas porsi makan menjadi seminimal mungkin. Kunci utama dari pola diet yang sehat yaitu dengan mengatur makan sesuai kebutuhan kalori harian. Hal ini bertujuan agar tubuh berfungsi dengan normal dan sehat. 

Contohnya dalam simulasi acuan dalam satu piring makan dibawah ini:

  • Makanan terdiri dari seperempat sumber protein (Daging atau Telur).
  • Seperempat karbohidrat (Nasi, Kentang atau Gandum).
  • Sayuran hijau (Bayam, Kangkung) dan berwarna warni (Wortel – Tomat).

Menyesuaikan porsi makan memakai gizi seimbang adalah jalan yang minimal. Hindari makanan berlemak dan juga tinggi gula. Terlebih saat makan malam agar berat badan tidak melonjak.

  •  Berusaha Menjadwalkan Makan

Sebagian orang berfikir melewatkan waktu makan memiliki tujuan untuk menurunkan berat badan. Fakta ilmiahnya bahwa hal tersebut tidaklah benar.

Yang harus digaris bawahi bahwa waktu makan sangatlah penting saat menjalani diet sehat. Melewatkan waktu makan berpotensi membuat tubuh mudah lapar. Ditambah gula darah naik-turun drastis, dan mampu menyebabkan stres. Sehingga makan 3 kali sehari adalah hal yang wajar dengan memerhatikan porsi makan.

Langkah membagi 3 waktu makan besar dapat dilakukan menjadi pembagian selama 6 kali makan dalam periode satu hari. Yang harus dicatat bahwa hal tersebut harus dibagi dengan porsi kecil. Hindari makanan tinggi lemak dan juga tinggi kalori adalah kuncinya.

Jangan lewatkan sarapan dengan makanan tinggi protein dan juga serat. Cara ini berfungsi agar tubuh merasa kenyang lebih lama terlebih untuk mencapai waktu makan siang.

  • Hindari Terburu- buru Saat Makan

Makan secara perlahan merupakan langkah yang harus dibiasakan dan diperlukan dalam diet sehat. Ini merupakan sebuah cara yang dapat membuat kita merasa kenyang lebih cepat.

Harvard Health meneliti bahwa perut kenyang sudah pasti menjadi bagian dari faktor kepuasan makan bagi setiap orang setelah makan. Rasa kenyang ini ternyata memberikan stimulus khusus terhadap otak. Terlebih, otak manusia memerlukan serangkaian sinyal yang diberikan dari hormon pencernaan setelah mengalami proses disekresikan oleh saluran pencernaan.

Sebaliknya bila makan terlalu cepat maka tidak memberikan tubuh waktu yang cukup. terutama untuk mengirimkan sinyal hormonal tersebut ke otak kita. Sehingga mungkin saja kita akan terus makan karena pastinya perut belum terpuaskan.

  • Memahami Tingkat Lapar

Terkadang kita sendiri yang pastinya paham bagaimana porsi biasanya dari apa yang kita konsumsi. Hal ini memberikan inspirasi psikologis bagi para peneliti diet sehat. Bahwa makan yang baik adalah berhenti sebelum kenyang.

Mengunyah pelan-pelan adalah aspek penting yang membantu dalam proses ini. Makanlah sampai perutkita tidak merasa lapar dan bukan makan sampai kekenyangan. Langkah ini mengatur tubuh untuk tidak kelebihan lemak yang dihasilkan dari pengendapan energi. Akibatnya, berat badan pun kembali naik

Dengan begitu, mulai dengarkan perasaan lapar dan makan ketika isyarat fisik kita muncul. Hal ini tentu akan membiasakan untuk kedepannya. Bila kurang meyakinkan, cobalah untuk makan pagi dengan porsi yang banyak dan mengurangi porsi tersebut secara bertahap hingga makan malam.

Dalam fase awal mungkin saja akan terasa sulit. Tetapi, cara menurunkan berat badan ini jauh lebih aman ketika Anda bisa menyesuaikan diri seiring dengan berjalannya waktu.

Memilih Makanan Sehat Untuk Jadi Kebiasaan

Diet yang sehat tentu saja tidak terlepas dari semua makanan yang memiliki nutrisi dan gizi. Contohnya buah dan sayuran yang selalu ditekankan untuk dimakan saat mengganjal tubuh saat lapar. Sayur dan buah segar biasanya dimakan bersama dengan sejumlah jenis makanan pokok lain. Hal ini bertujuan guna mendapatkan gizi yang seimbang.

Apalagi bila kita dengan baik mengatur pola makan yang kaya akan kedua makanan tersebut. Tentu akan bermanfaat juga dalam mencegah atau menurunkan risiko dari berbagai penyakit kronis. Terlebih bahwa buah dan sayur mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti mengandung vitamin, mineral, dan serat.

Makanan buah yang cocok pada masyarakat indonesia adalah sebagai berikut:

  • Buah pisang
  • Buah anggur
  • Buah apel
  • Sayur worter
  • Sayur brokoli
  • Buah tomat

Disamping itu beberapa ahli dan pakar diet menyarankan untuk mencoba memasukkan gandum utuh kedalam menu makanan. Sumber serat yang terdapat pada gandum kaya akan vitamin B, zat besi, folat, kalium, dan magnesium.

Yang terpenting gandum mampu membuat perut merasa kenyang lebih lama dibandingkan nasi. Terlebih gandum memiliki nutrisi yang lengkap. Kita dapat mengakali gandum utuh yang terdapat dipasar tradisional seperti dengan beras merah dan roti.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *