Site Loader
makanan

Menjalani program penurunan berat badan haruslah mengetahui jenis makanan yang selayaknya untuk dihindari saat diet. Disamping mempercepat berat badan ideal, makanan yang memiliki nilaikandungan nutrisi dan gizi seimbang mampu juga menjaga kesehatan tubuh.

Dengan membatasi jenis makanan yang dikonsumsi adalah hal penting dalam tahap awal diet sehat. Sejatinya sangatlah sulit untuk menghindari makanan tinggi kalori seperti gula, karbohidrat tinggi, dan lemak jenuh yang menggiurkan untuk disantap.

Maka poin penting itu haruslah terus kita perhatikan karena menurunkan berat badan atau diet bukanlah perkara mudah. Perjuangan pun tidak sampai dalam pola makan saja. Rajin berolahraga adalah salah satu pola hidup yang harus ditambahkan dalam proses diet sehat.

Perhatikan Makanan Yang Harus Dihindari Saat Diet

Sudah selayaknya menahan diri untuk tidak memakan makanan lezat berkalori tinggi. Apalagi makanan fast food seperti burger, kentang goreng, hingga pizza. Menjaga asupan makanan adalah dasar yang seringkali para pegiat diet gagal untuk menahannya.

Pada awal- awal fase diet memang sejatinya kita seperti turun drastis dari kebiasaan kita. tentu akan mengalami fase kaget dimana kita akan merasakan siksaan berupa nafsu. Nafsu makanan makanan yang tidak sehat tentu sangatlah besar. Oleh karenanya kita wajib mengetahui beberapa makanan yang seharusnya kita hindari.

Berikut adalah daftar makanan yang harus kita hindari :

Kentang Goreng

Sebenarnya Kentang merupakan sayuran sehat yang bisa membantu dalam penurunan berat badan. Apalagi kentang bermanfaat mengganti nasi yang kaya akan gula. Tetapi, ketika kentang tersebut sudah diproses menjadi kentang goreng atau french fries, kandungan kalorinya melonjak drastis dan sangat berpotensi meningkatkan berat badan. Sebuah studi penelitian membuktikan, french fries atau kentang goreng sejenis seringkali menaikan berat badan. Terlebih olahan kentang lain seperti keripik kentang sachet atau kiloan yang murah selayaknya harus dihindari.

Yang mengejutkan bahwa kentang yang digoreng memiliki potensi senyawa penyebab kanker akrilamida. Tetapi kentang akan baik bila kita merebusnya atau memakan dalam keadaan matang seperti dipanggang. Agar diet semakin optimal maka hindari pula makanan berminyak.

Roti putih

Roti putih sebenarnya terbuat dari tepung dan gandum. Namun adakalanya makanan ini dihindari karena memiliki indeks glikemik yang tinggi. Hal tersebut membuat roti putih berpotensi meningkatkan kadar gula dalam darah tubuh.

Indeks glikemik merupakan sebuah acuan untuk mengukur kecepatan kadar gula darah setelah mengkonsumsi sebuah makanan. Riset pada 9 ribu orang memaparkan bahwa mengonsumsi 120 gram roti putih per hari mampu meningkatkan risiko obesitas. Angkanya pun cukup mencengangkan disekitar 40 persen.

Namun jangan lah bersedih bila kita memang tidak dapat meninggalkan cemilan ini. Terkadang ada alternatif lain dengan kandungan roti yang memakai gandum. Ditambah kita dapat memangkas asupan makan roti perhari. Contohnya yang biasa makan roti setiap hari, maka dapat diganti menjadi dua hari sekali, atau tiga hari sekali.

Camilan Kue

Sudah pasti yang berkaitan dengan tepung, gula, mentega atau margarin adalah sebuah ancaman seritus dalam obesitas. Kue sendiri terdiri dari berbagai macam campuran kalori tinggi tersebut. Terlebih tinggi kalori tersebut tidak memiliki nutrisi yang cukup. Apalagi beberapa kue memiliki nutrisi yang sangat rendah.

Faktanya kebanyakan orang diet mengganti nasi dengan asupan kue. Namun hal ini salah besar dalam pemahamannya. Yang terjadi sifat gula yang ada pada kue menyebabkan kita cepat lapar.

Tetapi jangan khawatir bahwa diet bukan selamanya menghindari makanan manis. Makanan manis selama diet bisa didapatkan secara natural dan pemrosesan makanan yang baik. Contohnya dengan cokelat hitam dan buah- buahan yang dapat dijadikan pilihan.

Cokelat kaya akan antioksidan dan juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh seseorang. Sehingga coklat menjadi alternatif lain untuk melepas stress kala diet ketat. Jangan lupa untuk mengganti kue dengan asupan buah.

Roti Isi, Burger dan Sejenisnya

Siapa yang dapat menolak kelezatan roti dengan taburan mayones, mustard dan saus ala burger di restoran cepat saji. Inilah polemik yang memang selalu membuat kita terbayang terus akan kelezatannya.

Namun siapa sangka burger, roti isi yang biasanya dijual baik di restoran cepat saji atau tempat lainnya ini mengandung lemak dan kalori cukup tinggi. Tentu saja  hal ini dapat meningkatkan berat badan dan membuat gagal diet.

Faktanya, mengonsumsi makanan berlemak sejenis ini mampu meningkatkan risiko obesitas. Meskipun hal itu hanya dilakukan kurun waktu dua kali dalam seminggu. Maka hal tersebut patut dijadikan pelajaran berharga bagi setiap individu yang sedang menjalani diet.

Nasi Putih Berlebih

Secara budaya bahwa bila tidak memakan nasi putih, maka orang Indonesia belum dikatakan makan layak. Kebanyakan orang terjebak dalam sugesti tersebut. Namun, bila melihat faktanya bahwa nasi putih ini bukan sumber serat atau protein meski nasi putih tidak banyak mengandung lemak.

Apalagi beberapa riset mengatakan bahwa nasi putih mampu meningkatkan risiko obesitas pada remaja perempuan. Hal ini menunjukan bahwa nasi putih memiliki kadar gula. Tetapi beberapa alternatif lain membuat nasi putih ini sangat layak dikonsumsi dengan takaran tertentu.

Sehingga bukan berarti bahwa diet ketat adalah menghindari nasi putih. Terkadang nasi yang mungkin dibiarkan dingin adalah cara yang tepat dibanding nasi yang baru matang. Karena nasi yang baru matang memiliki kadar gula yang lebih tinggi. Namun tetap saja kuncinya adalah di takaran saat mengkonsumsi.

Es krim

Es krim sudah pasti dibuat untuk memikat pandangan dan hasrat seseorang. Terlebih kandungan kadar gula dan kalori yang tinggi membuat Es krim terasa lezat apalagi disantap saat keadaan panas.

Namun tetap saja sesuatu yang berhubungan dengan makanan dingin setingkat Es baik itu air Es atau Es krim patut dihindari. Es krim tentu tidak memiliki banyak protein dan juga serat. Es krim menjadi makanan yang sejatinya wajib dihindari saat diet. Meskipun berat pasti dengan keinginan yang kuat akan dapat melewatinya

Semua Daging Olahan

Daging olahan cenderung mengandung tingkat kalori yang banyak. Itulah sebabnya bagi yang sedang menjalani diet sehat disarankan untuk menghindari atau mengganti daging olahan tersebut.

Namun sangat berbeda bila daging tersebut hanya di bakar biasa atau dipanggang dengan tidak memakai mentega atau margarin. Sejatinya dagin dapat dikonsumsi bagi para pegiat diet sehat. Sengan memperhatikan proses pengolahannya.

Mewaspadai Makanan Sehat

Terkadang inovasi dan industri membuat makanan sehat menjadi tidak sehat. Contohnya seperti yang sudah ditampilkan diatas. Selayaknya kentang adalah umbi- umbian yang sehat. Namun berubah ketika dimasuki tepung dan pengolahan memakai minyak.

Contoh lain seperti Yogurt yang merupakan minuman fernentasi yang banyak manfaatnya. Tetapi banyak vendor yogurt yang mengubah kandungan gizi dengan gula berlebihan. Sehingga makanan sehat sekalipun wajib diwaspadai.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *